PVMBG: Gunung Agung Masuki Fase Kritis

0
78
Seismograf
Seismograf, alat ukur gempa bumi. (Foto: Thinkstock/Petrovich9)

KARANGASEM, SERUJI.CO.ID – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas Gunung Agung memasuki fase kritis, karena gunung itu telah mengalami gempa tremor terus-menerus (overscale) yang terjadi antara pukul 13.30 Wita hingga 14.00 Wita.

“Fenomena ini baru pertama kali terjadi dan kondisi ini menunjukkan Gunung Agung memasuki fase kritis,” kata Kepala Bidang Mitigasi PVMBG, I Gede Suantika, saat dihubungi di Karangasem, Selasa (28/11).

Ia mengatakan, amplitudo gempa overscale ini melebihi 23 mm atau dikatakan mencapai titik maksimal yang terdeteksi dari rekaman seismograf di Pos Pantau Gunung Agung Desa Rendang.

Untuk ketinggian asap dari kawah Gunung Agung ini teramati masih berwarna kelabu kehitaman dengan ketinggian 4.000 meter dari atas kawah.

Oleh karena itu, Gede Suandika meminta masyarakat yang berada di Pos Pantau yang berada pada radius 12 km menjauhi tempat itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Gempa tremor terus menerus itu ditangkap dari seismograf yang kami pasang pada 11 titik yang terpasang di dekat Gunung Agung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung Berapi Wilayah timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana, melalui pesan singkatnya mengatakan, letusan ini merupakan krisis yang dialami Gunung Agung yang mengeluarkan energi terbesarnya.

“Berdasarkan seismograf tercatat amplitudo tremor terus menerus sudah ‘overscale’ yang dimulai pada pukul 13.37 Wita, namun gempa ini sudah dimulai sejak pukul 13.32 Wita,” katanya melalui pesan singkatnya.

Terkait data pembanding letusan Gunung Agung pada tahun 1963 dengan kondisi saat ini, pihaknya menilai tidak dapat dibandingkan karena dahulu alatnya tidak secanggih seperti saat ini. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...