PLN Ikuti Aturan PHDI Terkait Pembangunan Jawa Bali Crossing

GIANYAR, SERUJI.CO.ID – PT PLN (Persero) siap mengikuti aturan majelis organisasi umat Hindu PDHI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) dalam membangun jaringan listrik Jawa Bali, atau dikenal Jawa Bali Crossing, agar tercipta sistem kelistrikan nasional yang andal dan efisien menopang Bali sebagai destinasi wisata dunia.

“PLN akan terus melakukan komunikasi dengan PDHI dan ikuti aturan, nilai-nilai religi Hindu di Bali serta kearifan lokal. Kami akan carikan solusi untuk keberhasilan pembangunan jaringan listrik Jawa Bali Crossing,” kata Putu Putrawan, Manajer Perencanaan PLN Distribusi Bali, di Denpasar, Jumat (16/2).

PLN dan PHDI sudah melakukan komunikasi, tukar pikiran dalam bentuk forum disscusion group (FGD), Selasa, 13 Februari 2018, dan ketegangan persepsi mengenai program pembangunan Jawa Bali Crossing (JBC) sudah mencair.

PLN dan pemerintah pusat memiliki program pembangunan kelistrikan nasional yang kuat dan andal dengan membuat pembangkit listrik sebesar 35.000 MW (megawatt). Kapasitas sebesar ini, pemerintah dan PLN akan mengaliri listrik dari Jawa ke Bali.


“Pasokan listrik di Bali saat ini masih aman, namun dengan pertumbuhan rata-rata per tahun sebesar delapan persen, maka listrik Pulau Dewata ini akan mengalami defisit atau krisis energi listrik,” kata Putu Putrawan.

Dengan pembangunan pembangkit listrik sebesar itu di Jawa, maka tarif listrik akan jauh lebih murah.

“Hal ini akan menopang industri pariwisata di Bali dan juga mendorong Bali untuk membuat pembangkit energi listrik baru yang terbarukan,” kata Dewanto, Deputi Manajer PLN Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT).

Dalam pembangunan jaringan listrik nasional di Jawa-Bali, pemerintah dan PLN akan mengaliri melalui kabel di atas laut. Kemudian membangun tower-tower untuk mengalirkan listrik ke seluruh pelosok Bali.

Namun, PHDI menentang rencana tersebut karena ketinggiannya dan jaraknya melanggar nilai-nilai religi dan kesucian pura.

Karena itu, PLN Bali menegaskan akan ikuti aturan PHDI demi terealisasi pembangunan jaringan listrik Jawa Bali Crossing tersebut. (Ant/SU03)

KONSULTASI

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Didukung Gubernur Riau, KH Ma’ruf Semakin Yakin Bisa Menang di Bumi Lancang Kuning

Makin percaya diri karena didukung Gubernur Riau, cawapres 01 yakin bisa menang di tanah melayu

KH Ma’ruf Amin: Pembuat Kabar Bohong adalah Calon Ahli Neraka

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Ma'ruf Amin mengatakan pembuat kabar bohong atau hoaks merupakan calon ahli neraka.

Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ketua DPC Gerindra Gunung Kidul Akan Gugat KPU

Ketua DPC Partai Gerindra Gunung Kidul, Ngadiyono Ngadiyono mempertanyakan keputusan KPU Gunung Kidul yang mencoret namanya sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Daftar Calon Tetap Pemilu 2019.

KPU Coret Ketua DPC Gerindra Gunung Kidul dari Daftar Caleg 2019

KPUD Gunung Kidul mencoret ketua DPC Gerindra Gunung Kidul dari daftar calon tetap (DCT) 2019.

Usai Rilis Hasil Pengecekan Klaim Dalam Debat Capres, Situs Cekfakta.com Diretas

Sebuah situs pengecekan fakta atas berbagai peristiwa, cekfakta.com telah diretas pada Selasa (19/2) malam pascadebat kedua Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Terlihat Ikut Saat Keributan di Debat Capres, Begini Penjelasan Menko Luhut

Menteri Koordinator Bidang Kemaritimam Luhut Binsar Panjaitan mengaku dirinya bangkit dari tempat duduknya saat debat capres putaran kedua untuk mendinginkan suasana saat itu.

Didukung Gubernur Riau, KH Ma’ruf Semakin Yakin Bisa Menang di Bumi Lancang Kuning

Makin percaya diri karena didukung Gubernur Riau, cawapres 01 yakin bisa menang di tanah melayu

KH Ma’ruf Amin: Pembuat Kabar Bohong adalah Calon Ahli Neraka

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Ma'ruf Amin mengatakan pembuat kabar bohong atau hoaks merupakan calon ahli neraka.

Usai Rilis Hasil Pengecekan Klaim Dalam Debat Capres, Situs Cekfakta.com Diretas

Sebuah situs pengecekan fakta atas berbagai peristiwa, cekfakta.com telah diretas pada Selasa (19/2) malam pascadebat kedua Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Terlihat Ikut Saat Keributan di Debat Capres, Begini Penjelasan Menko Luhut

Menteri Koordinator Bidang Kemaritimam Luhut Binsar Panjaitan mengaku dirinya bangkit dari tempat duduknya saat debat capres putaran kedua untuk mendinginkan suasana saat itu.

TERPOPULER

Festival Cap Go Meh 2019 di Singkawang Dibanjiri Ribuan Wisatawan

Perayawaan Cap Go Meh di Singkawang jadi data tarik wisatawan mancanegara. Simak keramaiannya...

Didukung Gubernur Riau, KH Ma’ruf Semakin Yakin Bisa Menang di Bumi Lancang Kuning

Makin percaya diri karena didukung Gubernur Riau, cawapres 01 yakin bisa menang di tanah melayu

Produsen Hoaks dari Surat Suara Hingga Ahok Gantikan Jokowi, Begini Penjelasan Mahfud

Begini pendapat Prof Mahfud MD soal produsen hoaks yang sengaja ingin merusak kredibilitas Pemilu

KH Ma’ruf Amin: Pembuat Kabar Bohong adalah Calon Ahli Neraka

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Ma'ruf Amin mengatakan pembuat kabar bohong atau hoaks merupakan calon ahli neraka.

Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ketua DPC Gerindra Gunung Kidul Akan Gugat KPU

Ketua DPC Partai Gerindra Gunung Kidul, Ngadiyono Ngadiyono mempertanyakan keputusan KPU Gunung Kidul yang mencoret namanya sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Daftar Calon Tetap Pemilu 2019.