PKPU Human Initiative Bangun 50 Rumah Senyum di Tembobor


LOMBOK UTARA, SERUJI.CO.ID – Dalam upaya memberikan rasa senang dan memberikan tempat istirahat yang nyaman bagi para korban gempa, PKPU Human Initiative (PKPU HI) membangun 50 Rumah Senyum di Dusun Tembobor, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Ketua Koordinator Lapangan PKPU HI Subur Rojinawi berharap keberadaan Rumah Senyum mampu membuat warga terdampak dapat merasakan kenyamanan.

“Tinggal di rumah senyum sambil menunggu rumahnya yang hancur terbangun kembali,” ujar Subur di Lombok Utara, Ahad (19/8).

Dijelaskannya, penerima manfaat Rumah Senyum diprioritaskan bagi warga terdampak lansia, ibu hamil, serta ibu yang sedang menyusui.

“Penerima manfaat Rumah Senyum sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Tembobor ini, sementara baru warga yang tertimpa musibah gempa di RT 01 dan 02 saja,” jelasnya.

Pada bagian lain, Kepala Dusun Tembobor Lalu Yahya Robi menyampaikan, warganya merasa senang dengan adanya bantuan pembangunan Rumah Senyum tersebut.

“Masyarakat sangat senang, mendapatkan rumah senyum dari PKPU Human Initiative,” ujarnya.

Dikemukakannya, hal ini bisa dimanfaatkan untuk menjaga stamina fisik para warga yang menjadi korban gempa. Mereka, imbuhnya, yang biasa harus tidur di tenda-tenda pengungsian, kini dapat beristirahat di Rumah Senyum.

Perlu diketahui, Rumah Senyum dibangun dengan ukuran 3 X 5 meter per segi. Terdiri dari ruang untuk kamar tidur 3 X 3 meter per segi dan ruang tamu seluas 2 X 3 meter per segi. Sedangkan, dapur terletak di luar, di samping ruang tamu.

Rumah Senyum PKPU HI di Lombok Utara.

Ada pun spesifikasi Rumah Senyum yang berukuran 3 X 5 meter per segi tersebut, menggunakan bahan-bahan,” kayu kaso, terpal, balok, atap rumbia, pasir, semen dan paku. (PKPU/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close