PKPU HI Resmikan “Sekolah Inisiatif” Bersama Kampung Dongeng di Lombok

LOMBOK, SERUJI.CO.ID – Gempa bumi yang terjadi di Lombok pada akhir Juli 2018 lalu, telah mengakibatkan kerusakan di wilayah Lombok dan sekitarnya. Dampak kerusakan yang terjadi di Lombok salah satunya adalah rusaknya fasilitas pendidikan seperti gedung sekolah. Hal ini mengakibatkan terhambatnya kegiatan belajar mengajar para siswa dan staff pengajar.

Oleh karena itu, PKPU Human Initiative berinisiatif untuk membangun ‘Sekolah Inisiatif’ yang bertujuan untuk mengembalikan semangat belajar mengajar untuk anak-anak di Lombok.

Peresmian ‘Sekolah Inisiatif’ dari PKPU Human Initiative bekerja sama dengan Kampung Dongeng Indonesia di Madrasah Al-Ikhsan, Desa Malaka, Lombok Utara. Pada peresmian ini dihadiri oleh Perwakilan Founder Kampung Dongeng Indonesia, Bunda Cinta.

“Sebelum sekolah ini dibangun saya menangis sedih karena melihat kondisi bangunan, Adik-adik dan masyarakat sekitar kehilangan tempat tinggal dan sekolahnya. Namun, kini saya kembali nangis karena haru bahagia dapat menyaksikan kebahagiaan adik-adik dan masyarakat sekitar kembali terbangun sekolah ini,” kata Bunda Cinta selaku Perwakilan Founder Kampung Dongeng Indonesia di Desa Malaka, Lombok Utara, pada Senin (9/12) lalu.

Selain dihadiri oleh Bunda Cinta, kegiatan peresmian tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa Malaka, Pejabat dan Kepala Madrasah. Kepala Desa Malaka, Akmaludin Ichwan mengatakan rasa terima kasih atas bantuannya kepada semua pihak yang terlibat.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah banyak membantu desa kami dalam merealisasikan dan melanjutkan cita-cita mulia anak-anak desa kami yaitu kembali dapat membangun sekola. Impian besar kami ingin jadikan Desa Malaka ini menjadi Kampung Pare (English Course) serta menjadi destinasi wisata unggulan di Lombok,” ujar Akmaludin Ichwan selaku Kepala Desa Malaka.

Setelah peresmian Sekolah Inisiatif di Madrasah Al-Ikhsan baik anak-anak, para guru bahkan masyarakat setempat tampak terharu bahagia dan bersyukur atas bantuan kemanusiaan dari PKPU Human Initiative.

PKPU HI berharap melalui pembangunan gedung sekolah ini nantinya dapat membangkitkan semangat belajar bagi para siswa-siswi yang terkena dampak gempa bumi di Lombok. (PKPU HI/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Orang Lebih Suka Cari Rumah Saat Sedang Bekerja

Berdasarkan traffic pengunjung portal properti Lamudi.co.id, ternyata waktu favorit masyarakat mencari rumah adalah saat di hari kerja, yakni pada hari Selasa hingga Kamis mulai pukul 10.00 pagi sampai 14.00 siang.

Nilai Nadiem Belum Layak Jadi Menteri, Driver Online: Lebih Baik Fokus Besarkan Gojek

Rahmat menilai, Nadiem belum layak menjadi menteri. Contoh skala kecil saja, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Demokrasi di Minangkabau