Pengungsi Pulang Atas Kesadaran Sendiri Meski Gunung Agung Status Awas

0
37
gunung agung
Gunung Agung di Bali. (Foto: Dok BNPB)

KARANGASEM, SERUJI.CO.ID – Ratusan masyarakat yang telah mengungsi selama dua minggu di Gedung Olah Raga Swecapura Kabupaten Klungkung secara bertahap kembali ke rumah masing-masing di Kabupaten Karangasem setelah desanya dinyatakan aman, meskipun Gunung Agung tetap berstatus Awas.

Karangasem, salah satu dari sembilan kabupaten dan kota di Bali memiliki 78 desa. Hanya 28 desa yang terdampak langsung jika Gunung Agung (3.142 meter di atas permukaan air laut) erupsi, sisanya 50 desa diperkirakan aman sehingga masyarakat tidak perlu mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung I Putu Widiada mengatakan masyarakat dari 50 desa yang dinyatakan aman yang sebelumnya telah dilakukan pendataan dengan rinci, atas kesadarannya sendiri secara tertahap kembali ke rumah masing-masing.

Pengungsi yang tersebar pada 122 titik di Kabupaten Klungkung yang rumahnya berada di zona aman sebanyak 1.794 orang. Mereka yang berasal dari 43 desa di wilayah ujung paling timur Pulau Dewata itu sudah kembali ke desa asalnya.

Mereka pulang atas kesadaran sendiri, bahkan diantar oleh Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta sampai di Dusun Benekasa, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem yang berjarak sekitar 20 km dari tempat pengungsian.

Masyarakat yang pulang ke tempat tinggalnya itu difasilitasi pemerintah setempat sebanyak 36 kepala keluarga atau 121 jiwa dengan harapan dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Selain itu, warga lebih tenang dalam menjalani kehidupan, sedangkan anak-anak kembali sekolah seperti biasa.

Meskipun demikian, Pemkab Klungkung tetap akan menerima mereka jika dalam waktu ke depan, warga terdampak Gunung Agung berkeinginan kembali ke pengungsian.

Klungkung daerah tetangga paling dekat dengan Kabupaten Karangasem sebelumnya menampung pengungsi 20.227 jiwa, di mana 1.784 jiwa di antaranya sudah kembali ke desa asalnya. Kini mereka yang masih tinggal tercatat 18.443 jiwa.

Kembalinya para pengungsi ke rumah masing-masing atas kesadaran sendiri, tanpa ada paksaan pihak lain, sesuai harapan Gubernur Bali Made Mangku Pastika karena hanya masyarakat di 28 desa rawan bencana yang wajib menjauh.

Jumlah pengungsi yang sempat membengkak, diperkirakan mencapai 150.109 orang di 420 titik tersebar di delapan kabupaten dan satu kota di Bali.

Mereka mengungsi karena kekhawatiran, rasa panik, dan tidak memiliki pengetahuan tentang kebencanaan terkait dengan peningkatan status aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Oleh sebab itu, menurut Gubernur Mangku Pastika, tim penanggulangan bencana dapat bekerja cepat mengembalikan para pengungsi yang ada di luar kawasan rawan bencana ke desa masing-masing untuk beraktivitas seperti biasa.

“Saya yang menjamin jika masyarakat yang tinggal di luar kawasan rawan bencana (KRB) aman. Jika memang terjadi letusan baru kemudian dilakukan tindakan pengamanan lanjutan,” ujarnya.

Komentar

BACA JUGA

Pemerintah Batalkan Rencana Penunjukan Plt Gubernur dari Polri

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah telah membatalkan rencana penunjukan pelaksana tugas, atau disingkat plt gubernur dari Polri, yang sedianya akan mengisi kekosongan kepemimpinan di dua daerah...
Zakat ASN 2,5%

Presiden Tidak Akan Tandatangani UU MD3

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal UU MD3 yang...
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...