Pemprov NTB Peroleh Rp16 Miliar Kembangkan Sentra Garam

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp16 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pengembangan usaha garam rakyat sistem integrasi lahan pada 2018.

“Alokasi anggaran tersebut untuk pengembangan sentra garam nasional yang ada di Kabupaten Lombok Barat, Sumbawa dan Bima,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Lalu Hamdi di Mataram, Jumat (13/4).

Ia mengatakan pengembangan usaha garam rakyat sistem integrasi lahan di Kabupaten Bima, seluas 80 hektare (ha) atau 4 blok dengan melibatkan empat kelompok petani garam. Sedangkan di Sumbawa, seluas 70 ha dan Lombok Barat seluas 15 ha.

Lebih lanjut, Hamdi menambahkan teknis pemanfaatan lahan tambak dibuat blok-blok. Satu petak blok minimal luasnya 15 ha. Semuanya dikonstruksi dengan sistem ulir.

Pola produksi garam dengan sistem tersebut untuk menyaring zat-zat yang tidak dibutuhkan dalam proses pembuatan garam rakyat.

Air laut yang masuk ke blok satu akan diendapkan selama beberapa hari, kemudian dialirkan ke blok berikutnya dan berakhir di blok enam yang merupakan petakan terakhir yang akan menghasilkan garam berkualitas dari air laut “tua” atau yang sudah melalui proses pengendapan hingga satu bulan.

“Sistem integrasi lahan sudah diuji coba di daerah lain. Bima sebenarnya juga sudah uji coba di lahan 1 ha, tidak hanya untuk mendapatkan garam berkualitas, tapi produksi terus menerus,” ujarnya.

Untuk membuat konstruksi petakan lahan garam, kata dia, akan dilakukan oleh pihak ketiga yang memenangkan tender. Termasuk juga untuk pengadaan peralatan yang dibutuhkan.

Pihak ketiga harus melakukan pekerjaan sesuai dengan spek yang sudah ditentukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, agar dalam satu hektare lahan bisa menghasilkan garam rakyat sebanyak 100 ton per tahun.

Hamdi menambahkan garam yang dihasilkan tidak hanya dinilai dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitasnya harus bagus, baik dari segi warna putih, kandungan NACL lebih dari 70 persen dan tekstur harus sesuai standar.

“Garam rakyat yang dihasilkan nantinya untuk memenuhi kebutuhan industri dan konsumsi,” ucapnya pula.

Ia berharap dengan program pengembangan usaha garam rakyat sistem integrasi lahan akan mampu menghasilkan produksi sesuai target sebanyak 170 ribu ton pada 2018, atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebanyak 160 ribu ton, namun realisasinya 104 ribu ton akibat cuaca ekstrem. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy