Pemkot Mataram Segera Cabut Moratorium Pendirian Retail Modern

0
95
Toko Modern
Toko Modern (ilustrasi)

MATARAM, SERUJI.CO.ID –¬†Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera mencabut kebijakan moratorium pendirian retail modern yang telah diberlakukan sejak 2017.

“Berdasarkan kajian dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), disebutkan retail modern masih dimungkinkan untuk dibuka pada beberapa titik,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Sabtu (31/3).

Namun demikian, Mohan yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Mataram belum dapat merinci secara pasti, titik mana saja yang masih memungkinkan untuk diberikan izin operasional retail modern.

“Untuk rincian pastinya, saya belum mendapatkan laporan tertulis dari Balitbag,” ujarnya.

Akan tetapi, sambungnya, ketentuan terhadap izin operasional retail modern tetap berpegang pada komitmen aturan awal yakni tidak boleh masuk ke jalan-jalan lingkungan, serta memiliki jarak minimal 100 meter dari pasar tradisional.

“Tujuannya, agar keberadaan retail modern tidak mematikan usaha kecil di sekitarnya ataupun pedagang yang ada di pasar tradisional,” katanya.

Menurutnya, ketentuan tersebut bukan berarti pemerintah kota ingin mematikan pembangunan investasi di Kota Mataram, melainkan mengatur agar tercipta persaingan usaha yang sehat.

“Kami ingin menata investor agar bisa berinventasi dengan aman dan nyaman, tanpa ada protes dari warga sekitar,” katanya.

Di sisi lain, Mohan juga mengingatkan kepada para investor agar dalam berinvestasi dapat mengurus dan memenuhi berbagai persyaratan sebelum membangun maupun mulai beroperasional.

Jangan sampai terjadi sebaliknya, beroperasional terlebih dahulu kemudian mengurus persyaratan serta izin usaha dan lainnya. Hal itu dimaksudkan juga agar pengeluaran izin retail modern sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang ada.

“Jika terjadi sebaliknya, kami tidak akan tolerir sebab semua harus sesuai dengan standar dan atuan,” katanya. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...