Pemkot Kupang Alokasikan Rp600 Juta Atasi Gizi Buruk

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalokasikan Rp600 juta untuk pengadaan makanan tambahan guna mengatasi gizi buruk di daerah itu pada 2018.

“Pemerintah Kota Kupang sangat serius menangani kasus gizi buruk yang masih terjadi di Kota Kupang dengan mengalokasikan anggaran dalam APBD setiap tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Ari Wijana kepada Antara ketika dihubungi di Kupang, Ahad (18/3).

Ia mengatakan, para penderita gizi buruk di daerah itu berasal dari keluarga tidak mampu pada umumnya merupakan warga pendatang dari luar Kota Kupang.

“Orang tua para penderita itu selama bekerja serabutan di Kota Kupang, sebagian besar dari wilayah daratan Pulau Timor,” kata Ari.

Baca juga: Dinkes Kota Kupang Pantau Kondisi 221 Penderita Gizi Buruk

Pemerintah Kota Kupang tetap melakukan penanganan terhadap para penderita gizi buruk dari luar Kupang dengan memberikan makanan tambahan serta vitamin penambah berat badan.

Ia mengatakan, dana Rp600 juta yang dialokasikan dari APBD II Kota Kupang Tahun Anggaran 2018 itu untuk pengadaan makanan tambahan seperti biskuit, susu, serta vitamin.

Ia mengatakan, proses pengadaan berbagai kebutuhan pengadaan makanan tambahan itu sedang proses tender sehingga akan segera didistribusikan kepada setiap posyandu dan layanan kesehatan lain di Kota Kupang.

“Pemberian susu tdak hanya untuk penderita gizi buruk tetapi juga untuk ibu-ibu hamil dengan berat badan yang rendah,” ujarnya.

Dikatakannya, pemeriksaan kesehatan terhadap anak balita dan ibu hamil setiap bulan dilakukan di 392 posyandu berbasis masyarakat di Kota Kupang, guna mendeteksi dini penderita gizi buruk.

“Para penderita gizi buruk selama ini diketahui ketika mereka melakukan pemeriksaan ke Posyandu. Petugas kesehatan juga mendatangi rumah-rumah penduduk untuk mencari penderita gizi buruk sehingga cepat dilakukan penanganan medis,” tegas Ari.

Ia mengatakan, kesadaran warga terhadap penanganan gizi buruk semakin tinggi setelah para kader posyandu disetiap kelurahan gencar melakukan kegiatan penimbangan dan pemeriksaan kesehatan balita serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy