Pemerintah Australia Pulangkan Lima Nelayan NTT

0
25
nelayan
Nelayan yang sedang melaut. (ilustrasi)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Australia akan memulangkan lima dari 13 nelayan/anak buah kapal (ABK) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditangkap petugas keamanan negara itu dengan tuduhan illegal fishing pada 18 April lalu.

“Kami baru mendapat pemberitahuan bahwa lima dari 13 nelayan itu akan dipulangkan melalui Denpasar, Bali pada 12 dan 15 Mei 2018,” kata Kepala Seksi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT Muhammad Saleh Goro, di Kupang, Sabtu (12/5).

Lima nelayan/ABK itu adalah Efraim Radja asal Nun Baun Sabu Kupang. Efraim akan dipulangkan ke Kupang. Sedangkan empat nelayan/ABK lainnya akan dipulangkan kembali ke daerah asal mereka yakni di Sapeken, Madura.

Loading...

Empat nelayan itu adalah Wahyudi, Heri, Sapari, dan Rasyidi Rahman.

“Mereka akan dipulangkan dalam dua tahap. Tahap pertama menggunakan Jet Star JQ 83 yang akan tiba di Denpasar, Bali pada 12 Mei pukul 00.25 WITA,” katanya pula.

Sedangkan gelombang berikutnya adalah penerbangan Jet Star Q 83, yang dijadwalkan tiba di Denpasar, Bali pada 15 Mei 2018, pukul 00.25 WITA.

“Ini laporan yang kami terima terakhir dari Konsul RI di Darwin, tentang perkembangan penanganan terhadap 13 nelayan/ABK yang diamankan otoritas Australia,” katanya.

Mengenai nasib delapan nelayan lainnya, dia mengatakan, akan menyusul setelah menjalani proses peradilan di negara tetangga itu. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU