Pembuangan Limbah Medis B3 Meresahkan Warga

0
22
Limbah medis
Limbah medis (ilustrasi)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pembuangan limbah medis yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di sejumlah tempat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai meresahkan warga.

“Pembuangan limbah medis yang mengadung B3 di tempat umum, sudah masuk dalam kategori tindakan kejahatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Ary Wijana di Kupang, Rabu (20/12).

Ia menegaskan manajemen rumah sakit yang terbukti membuang limbah medis yang mengandung B3 di tempat-tempat umum dalam Kota Kupang, akan diproses secara hukum.

Aktivitas pembuangan sampah medis yang terjadi diberbagai tempat umum itu telah meresahkan warga Kota Kupang.

Ia menegaskan sebanyak 12 rumah sakit di Kota Kupang belum semuanya memiliki fasilitas pengolahan limbah medis, sehingga perlu berhati-hati karena bisa diproses secara pidana.

Ia menyarankan agar manajemen rumah sakit setempat dapat melakukan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan rumah sakit lain yang telah memiliki fasilitas pengolahan limbah medis untuk proses pemusnahan limbah medis.

“RSUD SK Lerik Kota Kupang sebagai rumah sakit milik pemerintah Kota Kupang sudah memiliki fasilitas insenator dan ipal (instalasi pengolahan limbah) untuk pengolahan limbah medis,” kata Ari.

Menurutnya, pemerintah Kota Kupang memberikan teguran keras terhadap manajemen rumah sakit yang membuang sampah medis di berbagai tempat di Kota Kupang.

Dalam penanganan kasus pembuangan limbah medis, ada beberapa tahapan yang dilakukan yaitu melalui teguran tertulis terhadap manajemen rumah sakit.

“Apabila manajemen rumah sakit masih melakukan hal yang sama maka didorong untuk diproses secara hukum karena merupakan tindak pidana,” katanya.

Ari juga mendukung penuh adanya ide sejumlah pihak untuk membangun fasilitas khusus untuk pengolahan limbah medis sebagai sumber penghasilan baru bagi pendapatan daerah Kota Kupang. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....