Pembuangan Limbah Medis B3 Meresahkan Warga

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pembuangan limbah medis yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di sejumlah tempat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai meresahkan warga.

“Pembuangan limbah medis yang mengadung B3 di tempat umum, sudah masuk dalam kategori tindakan kejahatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Ary Wijana di Kupang, Rabu (20/12).

Ia menegaskan manajemen rumah sakit yang terbukti membuang limbah medis yang mengandung B3 di tempat-tempat umum dalam Kota Kupang, akan diproses secara hukum.

Aktivitas pembuangan sampah medis yang terjadi diberbagai tempat umum itu telah meresahkan warga Kota Kupang.

Ia menegaskan sebanyak 12 rumah sakit di Kota Kupang belum semuanya memiliki fasilitas pengolahan limbah medis, sehingga perlu berhati-hati karena bisa diproses secara pidana.

Ia menyarankan agar manajemen rumah sakit setempat dapat melakukan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan rumah sakit lain yang telah memiliki fasilitas pengolahan limbah medis untuk proses pemusnahan limbah medis.

“RSUD SK Lerik Kota Kupang sebagai rumah sakit milik pemerintah Kota Kupang sudah memiliki fasilitas insenator dan ipal (instalasi pengolahan limbah) untuk pengolahan limbah medis,” kata Ari.

Menurutnya, pemerintah Kota Kupang memberikan teguran keras terhadap manajemen rumah sakit yang membuang sampah medis di berbagai tempat di Kota Kupang.

Dalam penanganan kasus pembuangan limbah medis, ada beberapa tahapan yang dilakukan yaitu melalui teguran tertulis terhadap manajemen rumah sakit.

“Apabila manajemen rumah sakit masih melakukan hal yang sama maka didorong untuk diproses secara hukum karena merupakan tindak pidana,” katanya.

Ari juga mendukung penuh adanya ide sejumlah pihak untuk membangun fasilitas khusus untuk pengolahan limbah medis sebagai sumber penghasilan baru bagi pendapatan daerah Kota Kupang. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.