Pelabuhan Gili Mas Ditargetkan Rampung 2019

MATARAM – Pembangunan Pelabuhan Gili Mas ditargetkan rampung pada tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Tim Percepatan Pembangunan Kementerian Pariwisata RI, Taufan Rahmadi, usai bertemu dengan General Manager Pelindo III, Cabang Lembar, Lombok Barat, Rabu (5/7) siang.

“Kami telah melakukan pertemuan dengan Bapak GM Pelindo III Cabang Pelabuhan Lembar, Bapak Baharuddin terkait progress pembangunan pelabuhan Gili Mas,” kata Taufan, melalui siaran persnya yang diterima SERUJI, Rabu (5/7).

Lebih lanjut Taufan menjelaskan, proses pembangunan Dermaga Gili Mas yang semula direncanakan bertahap, kini telah disepakati untuk dipercepat dan dikerjakan secara serentak.

“Dermaga sepanjang 440 meter akan dibangun secara serentak. Sehingga kita targetkan pada bulan Mei 2019 nanti, dermaga sudah bisa disandari oleh Cruise,” ujar Taufan.

Sejauh ini, dari 22 hektar lahan yang dibutuhkan untuk reklamasi, sekitar setengahnya sudah selesai dikerjakan. Sedangkan sisanya, ia optimis akan rampung sesuai jadwal.

“Adapun faktor-faktor seperti masih tingginya biaya operasional dan minimnya fasilitas penunjang untuk Cruise adalah tantangan yang saat ini tengah diatasi oleh pihak Pelindo III,” pungkasnya. (SyamsulB/IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.