Mensos Semangati Anak-Anak Korban Kekerasan Seksual di Mataram

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Menteri Sosial Idrus Marham menyemangati anak-anak perempuan korban kekerasan seksual yang saat ini ditangani di Rumah Perlindungan Sosial Anak “Bumi Gora” Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kita pasrahkan kepada Allah SWT, ini terjadi bukan karena kehendak anda semua, tapi terjadi di luar kemampuan sendiri. Maka jangan lagi pikirkan itu tapi lihat masa depan,” kata Mensos saat meninjau RSPA Bumi Gora Mataram, Ahad (15/4).

Mensos juga mengatakan, RSPA bukan hanya sekedar rumah aman tapi juga rumah masa depan karena menjadi awal kembali anak-anak tersebut meraih masa depan.

Mensos menyemangati 19 anak perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual tersebut dengan mengajak mereka menguatkan tekad bahwa peristiwa yang terjadi bukan atas kehendak mereka sendiri.

“Pasrah kepada Allah tapi juga harus berusaha menjemput masa depan. Insya Allah di tempat ini di rumah aman memberikan harapan masa depan,” ujarnya.

Mensos juga menjanjikan akan menfasilitasi jika anak-anak yang rata-rata berusia antara 12-15 tahun itu ingin melanjutkan sekolah kembali.

Sejak Januari 2018 RSPA Bumi Gora Mataram telah menangani 43 anak perempuan dan saat ini tinggal 19 orang yang menjalani terapi dengan rincian tiga anak sedang hamil, satu balita dan lima bayi.

Mereka menjalani terapi dan didampingi selama proses hukum. Bagi yang hamil berada di RSPA hingga melahirkan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan