Mengaku Khilaf, Oknum DPRD Lobar Akhirnya Meminta Maaf

1
229

MATARAM – Setelah mendapatkan kecaman keras dari masyarakat, oknum anggota DPRD Lombok Barat, Fraksi Nasdem, Suhaili akhirnya meminta maaf. Ia mengaku khilaf atas postingan yang diunggahnya pada tanggal 16 Februari 2017 yang lalu di akun facebook miliknya.
 
“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian dan keteledoran saya sehingga menyebabkan kekecewaan saudara saya sesama muslim,” terang Suhaili, sebagaimana yang ditulisnya dalam surat permohonan maaf dihadapan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan rekan separtainya, di kediamannya, Desa Terong Tawah Timur, Kecamatan Labu Api, Lombok Barat, Selasa (14/3).

Ia menambahkan, tidak ada sama sekali dalam benaknya unsur kesengajaan ketika memposting gambar tersebut untuk melecehkan agama Islam.

“Saya tidak pernah dengan unsur sengaja, mengupload, menshare, memposting gambar yang menghina agama saya sendiri,” sambungnya.

Ia pun berjanji, bila kejadian serupa terulang kembali, ia mengaku siap untuk diproses secara hukum. Ia juga siap menerima konsekuensi, bila ada salah seorang yang melaporkannya.

Sebelumnya, masyarakat Lombok Barat, dihebohkan dengan meme yang memuat gambar seorang pengendara gerobak yang ditarik seekor babi sedang berjalan menuju Ka’bah. Masyarakat menilai, poto meme yang diunggah politisi Nasdem ini telah menista agama.
 
Pasalnya yang bersangkutan menulis keterangan gambar yang diuploadnya dengan ilustrasi seolah-olah ingin menunaikan haji dengan mengendarai seekor babi.

“Inilah pituah orang 2 bijak biar lambat asal selamat. Supaya sampe tujuan kita ketanah suci makkah almukarromah. Mudah 2an kita semua bisa jadi tamu 2 nya alloh swt. aaaaaaminnnnnn ia Robbal alamin.” tulis Suhaili kala itu.

Namun, akibat postingan itu, bukannya simpati yang diraih, netizen malah mengecam Suhaili. Bahkan warga meminta agar ia diberhentikan sebagai anggota DPRD Lombok Barat. (Syamsul)

EDITOR: Iwan Y

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...