Masyarakat NTB Sumbang 200 Juta Untuk Palestina

4
74
Syaikh Mahmoud Abu Bakr, memberikan ceramah di Islamic Center Mataram-NTB. (5/2)

Mataram – Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Nusa Tenggara Barat NTB), menerima sumbangan dari masyarakat sebesar Rp 200 juta. Sumbangan tersebut didapatkan dari kegiatan kunjungan ke sekolah-sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan masjid-masjid yang terletak di dua kabupaten/Kota di NTB, yaitu yakni Kabupaten Lombok Timur dan Kota Mataram. Kegiatan ini dilakukan KNRP sejak Senin (29/01) yang lalu.

Sekretaris umum KNRP NTB, Lauhul Hamdi mengatakan, donasi yang diberikan oleh masyarakat NTB ini merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap bangsa Palestina. Selanjutnya, sumbangan tersebut akan disalurkan melalui KNRP Pusat di Jakarta.

“InsyaAllah, amanah masyarakat NTB ini akan kami salurkan ke rakyat Palestina melalui KNRP Pusat.” Terang Hamdi, saat ditemui usai sosialisasi kondisi Palestina terkini, bersama Syaikh Mahmoud Abu Bakr, ulama Palestina, di Masjid Raya Hubbul Wathan, Islamic Center pada Ahad (05/02) malam.

Ia melanjutkan, pada tahun 2006, KNRP menerima sumbangan sebesar Rp 1,1 Miliar dari masyarakat NTB. Rp 800 juta diantaranya sudah disalurkan ke rakyat Palestina.

Terkait situasi politik terkini, Hamdi menambahkan, bangsa Palestina semakin tertekan terutama pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat menggantikan Barack Obama.

“Kebijakan Trump yang ingin memindahan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerussalem membuat Zionis semakin jumawa dan mereka menjadikan isu tersebut sebagai senjata untuk menekan rakyat Palestina.” jelas Hamdi.

Untuk itu, kata Hamdi, dukungan moril dan materil dari rakyat Indonesia sangat dibutuhkan. Karena dengan cara itu Palestina tidak merasa ditinggalkan.

EDITOR: Harun S

BAGIKAN
loading...

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

trump, kim jong un

Trump Akan Tambah Sanksi untuk Tekan Korea Utara

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Kamis (21/9), AS akan mengeluarkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara. Sementara itu, sekutu-sekutu AS menginginkan...
rumah sakit

Bayi Yang Ditahan Rumah Sakit Karawang Meninggal Dunia

KARAWANG - Bayi laki-laki dari pasangan Ny Heni Sudiar dan Manaf yang sempat ditahan Rumah Sakit Intan Barokah, karena tidak mampu membayar tagihan biaya...

Zulkifli: Umat Islam Potensi Kekuatan Ekonomi Politik

MAGELANG - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan penduduk Indonesia mayoritas Islam merupakan potensi yang sangat besar untuk dikonversi menjadi kekuatan ekonomi dan politik...

Polisi Amankan Pemuda Mengamuk di Liponsos Surabaya

SURABAYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukolilo Surabaya mengamankan seorang pemuda berusia 28 tahun yang mengamuk di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sukolilo Surabaya. Kepala Unit Reserse...

Polisi Selidiki Senpi Yang Dititipkan ke Rumah Warga

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, menyelidiki temuan senjata api (senpi) genggam semiotomatis jenis FN kaliber 9 milimeter yang ditipkan oleh orang tak...

Empat Tersangka Kasus Perkelahian ala ‘Gladiator’ Terancam 15 Tahun Penjara

BOGOR - Empat orang tersangka kasus "gladiator" yang menewaskan seorang siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat telah ditangkap, keempatnya terancam hukuman 15...