Luhut: Status Gunung Agung Akan Terus Dipantau

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kondisi Gunung Agung di Bali akan terus dipantau meski telah sebulan penuh berstatus awas.

“Saya minta selama dua hari ini supaya dievaluasi yang benar karena sudah sebulan, 31 hari ini,” katanya ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (23/10).

Luhut menuturkan, kondisi Gunung Agung setinggi 3142 mdpl telah mempengaruhi kehidupan masyarakat di sekitarnya, termasuk roda perekonomian.

Lantaran kondisinya yang terus menurun secara drastis, mantan Menko Polhukam itu menyarankan agar segera ada keputusan berani.

“Tadi Bapak Kapolda dan Pangdam juga sepakat apakah bisa per desa ini boleh maju atau bagaimana. Tapi tentu dengan sistem ‘early warning’ yang bagus sehingga jangan dibiarkan ekonominya mati,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Luhut memastikan perhelatan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia yang akan digelar Oktober 2018 mendatang tidak akan terganggu oleh kondisi Gunung Bali.

“Insya Allah tidak. Statusnya nanti kita lihat lagi, Kamis (26/10) kami ketemu rapat lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Luhut menjelaskan dalam Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 yang dihadirinya di Washington DC, AS, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia ikut menyoroti perkembangan Gunung Agung di Bali yang berpotensi mengalami erupsi.

Dalam kesempatan itu, ia menceritakan bahwa delegasi Indonesia membawa serta Profesor Surono yang ahli Gunung Agung yang menjelaskan dengan detail mengenai perkembangan gunung api itu.

“Yang menarik, Gunung Agung ini sejak dinyatakan awas sampai hari ini kelihatannya energinya terus turun. Ini kita tunggu apakah diturunkan statusnya atau tidak, saya kira akan jadi isu di sana,” ucapnya.

Sejak menyandang status awas pada 22 September 2017, hingga kini Gunung Agung belum mengalami erupsi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan terjadi penurunan drastis aktivitas Gunung Agung meski status aktivitasnya belum bisa diturunkan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER