Lahar Dingin Letusan Gunung Agung Banjiri Sungai Yeh Sah di Karangasem

0
102
Lahar dingin
Lahar dingin letusan Gunung Agung aliri Sungai Yeh Sah di Karangasem. (Foto: Breaking News)

KARANGASEM, SERUJI.CO.ID – Material letusan Gunung Agung yang terbawa air hujan atau lahar dingin yang membanjiri lahan persawahan yang dekat dengan Sungai Yeh Sah, Desa Batusesa, Kecamatan Rendang, Karangasem.

“Ini merupakan lahar kecil yang berisi material letusan yang terbawa air hujan menuju sungai,” Kepala Bidang Mitigasi PVMBG, I Gede Suantika saat ditemui di Pos Pemantauan Gunung Agung, Desa Rendang, Karangasem, Senin (27/11).

Pihaknya mengimbau kepada warga agar tidak mendekati aliran sungai ini dan tetap waspada saat beraktifitas di pinggir sungai karena ini musim hujan dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah demi keamanan bersama. Fenomena lahar ini berasal dari lereng selatan Gunung Agung atau bagian hulu Desa Sebudi.

“Pengamat kami sudah mengecek ini dan memang benar ada tercium bau belerang dan jatuhan abu yang terjadi dua hari ini (26-27 November 2017),” ujar Gede Suantika.

“Ini terlihat abu fress yang mengandung belerang tercampur air dan ada gas belerang yang tercium,” ujarnya lagi.

Kepala Pusat Data dan Informasi da Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya kepada media membenarkan sungai tersebut dibanjiri lahar hujan (lahar dingin).

“Saya meminta warga waspadai dengan bencana lahar hujan di sepanjang sungai dengan hulu Gunung Agung. Meski volume piroklastik dari erupsi Gunung Agung belum banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Warga asal Banjar Abuan, Desa Rendang, Karangasem, Wayan Lanus, saat ditemui di Karangasem mengatakan,lahar dingin itu sudah meluber hingga mengenai persawahan yang ada di dekat sungai itu.

“Saya kaget dan sempat menghubungi beberapa keluarga saya agar tetap berhati-hati, karena sungai terlihat keruh dengan air sungai yang cukup deras,” uajrnya.

Wayan Lanus mengatakan, sungai yang menghubungkan Kecamatan Rendang dengan Kecamatan Selat di Kabupaten Karangasem itu disaksikan warga yang penasaran dengan fenomena alam yang terjadi sejak Pukul 06.00 WITA.

“Saya datang sendiri ini, dan melihat warga sudah banyak yang menyaksikan lahar dingin ini dan mendengar kabar kabar ini dari wargadini hari tadi dan penasaran ingin melihat apakah benar sudah ada lahar dingir meluap di sungai ini,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Ketut Supardi, Warga Desa Rendang.

“Saya baru mendengar kabar ini tadi pagi pukul 04.00 Wita dan langsung datang Pukul 06.00 Wita dan melihat air sudah bergemuruh kencang membawa material vulkanik,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
bambang soesatyo

DPR Minta Kemenag Beri Penjelasan Terkait Rekomendasi 200 Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Agama menjelaskan terkait kebijakan mengeluarkan rekomendasi 200 nama mubaligh, agar tidak terjadi keresahan di...
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...