Innalillahi, Korban Jiwa Gempa Lombok Meningkat Jadi 387

0
38
  • 40
    Shares
Gempa Lombok
Bangunan yang rubuh akibat gempa Lombok.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali merilis informasi jumlah korban jiwa akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan data hingga Sabtu (11/8), korban meninggal bertambah menjadi 387 orang.

“Diperkirakan jumlah korban meninggal akan terus bertambah karena masih ada korban yang diduga tertimbun longsor dan bangunan roboh,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat  BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/8).

Selain korban meninggal yang sudah diketahui, menurut Sutopo kemungkinan masih ada korban meninggal lainnya yang belum didata atau dilaporkan.

Sementara itu, verifikasi terhadap data korban meninggal terus dilakukan. Di Kabupaten Lombok Timur, yang sebelumnya dilaporkan ada 11 orang meninggal dunia, namun ternyata setelah diverifikasi hanya 10 orang, karena ada satu korban yang didata dua kali.

“Setelah diverifikasi, ternyata terjadi pencatatan ganda karena ada satu korban dilaporkan dua kali menggunakan nama panggilan dan nama lengkap,” jelas Sutopo.

Sutopo mengatakan korban meninggal dunia paling banyak di Kabupaten Lombok Utara (334) disusul Kabupaten Lombok Barat (30), Kabupaten Lombok Timur (10), Kota Mataram (9), Kabupaten Lombok Tengah (2) dan Kota Denpasar (2).

Sementara jumlah korban yang terluka sampai 13.688 orang dan jumlah warga yang mengungsi 387.067 orang menurut data BNPB.

Para pengungsi tersebar di berbagai tempat pengungsian di Lombok Utara (198.846), Kota Mataram (20.343), Lombok Barat (91.372) dan Lombok Timur (76.506).

Setelah kena guncangan gempa 6,4 Skala Richter pada 29 Juli, wilayah Lombok dan sekitarnya menghadapi gempa 7,0 Skala Richter pada 5 Agustus, yang diikuti dengan gempa-gempa susulan, salah satunya berkekuatan 6,2 Skala Richter. (Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU