Harga Bawang Putih di Kupang Alami Kenaikan

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Kota Kupang mulai beranjak naik dari harga semula Rp30 ribu per kilogram kini menjadi Rp45 per kilogram.

Kristo pedagang bawang yang ditemui di pasar Naikoten Kota Kupang, Sabtu (5/5) mengaku kenaikan harga bawang putih ini karena pasokan bawang putih mulai berkurang.

“Dalam beberapa pekan terakhir memang pasokan bawang putih agak berkurang. Inilah yang mengakibatkan harga naik,” katanya.

Disamping karena pasokannya berkurang, biasanya memasuki masa puasa harga bawang pasti akan naik dan akan terus naik.

Selain bawang putih, bawang merah juga lanjutnya mengalami kenaikan harga dari semula Rp30 ribu kini harganya menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Menanggapi kenaikan harga bawang merah dan putih itu Kepala Seksi Humas dan Publikasi Perum Divre Bulog NTT Zulkarnaen mengatakan pascakenaikan harga bawang merah dan putih itu Bulog langsung mengelar operasi pasar.

“Operasi pasar bawang merah dan putih sudah kita lakukan untuk meredam kenaikan harga bawang di pasaran,” ujarnya.

Saat ini lanjutnya harga bawang merah dan putih yang dijual oleh Bulog dalam operasi pasar mencapai Rp30 ribu per kilogram.

Oleh karena itu jika ada warga yang membutuhkan bawang dengan harga murah, maka bisa langsung membelinya saat operasi pasar atau bisa juga langsung datang kantor Bulog di jalan Palapa yang selalu menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga dibawah Harga Eceran tertinggi (HET). (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close