Hakim Vonis 6,5 Tahun Penjara Penjual Sabu

0
13
palu hakim
Ilustrasi putusan pengadilan

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, menghukum terdakwa I Gede Juni Antara yang terbukti bersalah menjual narkoba jenis sabu-sabu, selama 6,5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar, subsider empat bulan kurungan.

“Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemufakatan jahat untuk pidana narkotika dan prekursor narkotika, tanpa hak dan melawan hukum menjual, membeli, menerima dan menjadi perantara dalam jual beli,” kata Ketua Majelis Hakim Gde Ginarsa, di PN Denpasar, Rabu (16/5).

Hakim menilai perbuatan terdakwa telah melanggar Pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dalam surat dakwaan alternatif ke satu Penuntut Umum.

Namun, vonis majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum I Made Lovi Pusnawan yang sebelumnya menuntut hukuman selama delapan tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan penjara kepada terdakwa.

Hakim menilai hukuman yang diberikan kepada terdakwa itu lebih ringan karena terdakwa menyesali perbuatannya dan mengakui perbuatannya bersalah. Mendengar putusan hakim tersebut terdakwa menyatakan menerima, namun jaksa menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim.

Kasus yang menjerat terdakwa ini bermula ketika terdakwa Juni Antara bersama I Kadek Dandi Suardika alias Dandi (yang divonis lima tahun penjara dalam kasus yang sama) bermufakat untuk menjual sabu-sabu di rumah milik Jro Gede Komang Swastika, Denpasar Barat, pada 3 November 2017, Pukul 22.00 Wita.

Saat itu, terdakwa menerima satu plastik klip di dalamnya berisi narkotika jenis sabu-sabu dari Dandi untuk dijual dengan harga Rp450.000 dan uang hasil penjualan sabu itu akan diserahkan kepada Dandi sebesar Rp400.000 sedangkan Rp50.000 nya sebagai upah terdakwa.

Setelah menerima sabu itu, terdakwa kemudian menuju sebelah Utara jembatan di Jalan Pulau Batanta, untuk menjual sabu tersebut. Nasib sial menimpa terdakwa saat menunggu pembeli, namun keburu tertangkap petugas kepolisian pada 4 November 2017.

Terdakwa mengaku kepada polisi pada 3 November 2017, Pukul 16.00 Wita telah menerima empat plastik klip sabu-sabu dari Dandi. Shabu tersebut telah berhasil dijual seharga Rp1.500.000 dan hasil penjualannya sudah diserahkan ke Dandi. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...
Uang Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Janji Akan Atasi

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengatasi pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). "Pemerintah bersama-sama Bank Indonesia akan...

Desa di Lereng Merapi Cek Kesiapan Barak Pengungsian

SLEMAN, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengecek kesiapan dan kelengkapan barak pengungsian yang ada di komplek Balai Desa...
bus

Bengkulu Mulai Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mulai menggelar uji kelaikan kendaraan umum angkutan Lebaran 2018. Kepala Unit Pelaksana...

Menkeu: Utang Luar Negeri Indonesia Terus Turun

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia terus mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. "Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan,...