Gunung Agung Bali Erupsi, PVMBG: Zona Aman Radius 4 Km

0
43
  • 19
    Shares
Gunung Agung meletus
Gunung Agung di Karangasem Bali meletus mengeluarkan asap hitam pada 21/11/2017 pukul 17.35 WITA. Status Siaga (level 3). (Foto: Dok BNPB)

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Gunung Agung di Bali kembali mengalami erupsi pada Kamis (10/1) pukul 19.55 WITA.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga sekitar Gunung Agung diminta menjauh dengan radius 4 km dan diminta tidak melakukan aktivitas di area gunung, seperti pendakian.

“Kolom abu tidak teramati dikarenakan kabut. Erupsi terjadi pada pukul 19.55 WITA,” tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/1).

Badan Geologi PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Agung menyatakan status Gunung Agung masuk ke level Siaga. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di zona bahaya. PVMBG menjelaskan erupsi terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi 4 menit 26 detik.

Baca juga: Gunung Agung Status Siaga, Sejumlah Wilayah Terkena Hujan Abu

“Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan diminta tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apa pun di zona perkiraan bahaya, yaitu di seluruh area di radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agungm,” tulis PVMBG.

“Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru,” lanjutnya.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung juga diminta waspada. Sebab, ada potensi ancaman bahaya berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi, terutama pada musim hujan. Area landasan aliran lahar hujan akan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. (SU05)

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU