Gubernur NTB Berkomitmen Laksanakan SDG’s

MATARAM – Sukses dalam pencapaian Millenium Development Goals (MDG’s) selama empat tahun berturut-turut, dari tahun 2011-2015, bukanlah jaminan untuk sukses dalam Sustainable Development Goals (SDG’s). Karena memang ada perbedaan diantara keduanya.

Kesuksesan SDG’s nantinya sangat ditentukan oleh pemahaman aparatur pemerintahan terhadap kompleksitas pembangunan yang dikehendaki SDG’s. Demikian ditegaskan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), HM Zainul Majdi, saat membuka loka karya “Pencapaian MDG’s di NTB dan Tantangan Menuju SDG’s”, bekerja sama dengan The SMERU Research Institute, di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur, Selasa (7/3).

Gubernur menjelaskan, perencanaan pembangunan NTB ke depan harus diarahkan untuk mambangun manusianya serta mewujudkan kesejahteraan secara merata.

“Disamping pembangunan ekonomi, aspek lain yang tidak kalah pentingnya adalah membangun manusia. Baik pada aspek fisik maupun mentalitas mereka” paparnya.

Gubernur menilai, pembangunan yang tidak didasari oleh semangat membangun manusia akan menyebabkan ketimpangan sosial serta kesenjangan ekonomi dan akan sangat berbahaya bagi keberlangsungan pembangunan daerah.

“Saya bersama wakil gubernur dan sekretaris daerah menginstruksikan kepada seluruh SKPD agar mereview kembali semua produk yang kita keluarkan, apakah sesuai semangat SDG’s ataukah tidak. Jangan sampai kebijakan tersebut menimbulkan kesenjangan yang lebih besar,” tegas gubernur yang juga hafizh Qur’an ini.

Ia berharap, semua peraturan daerah yang dikeluarkan tidak menjadi batu sandungan bagi masyarakat kecil yang memiliki keterbatasan modal untuk mengembangkan aktivitas ekonominya, sehingga mereka tetap bersemangat dalam berusaha, karena merasa mendapat fasilitas yang cukup dari pemerintah daerah.

Dalam lokakarya ini, menurut pantauan SERUJI, hadir pula Wakil Gubernur NTB, HM. Amin, Sekretaris Daerah, Rosiadi Sayuti, Kepala Bappeda NTB, Ridwansyah, Direktur Utama, SDG’s Center, Universitas Padjajaran, Armida Alisjahbana, Forum Koordinasi Pemerintah Daerah Provinsi NTB, dan seluruh wakil bupati/walikota Se-NTB. (Syamsul)

EDITOR: Iwan Y

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER