Gempa Bumi di Bali Terasa Hingga Lombok

0
32
Gempa
Ilustrasi pencatatan kekuatan gempa.

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,0 pada Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (9/11), pukul 05.54 waktu Indonesia tengah terasa hingga Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Guncangan gempa bumi itu terasa hingga beberapa wilayah di Pulau Lombok, terutama di Kota Mataram,” kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram Agus Riyanto, ketika dihubungi di Mataram, Kamis.

Pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 8,26 derajat lintang selatan – 115,57 derajat bujur timur, pada 11 kilometer timur Karangasem, pada kedalaman 10 kilometer.

Agus mengatakan dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan lemah hingga sedang dirasakan di wilayah Denpasar dan Karangasem (Bali), serta Kota Mataram (NTB), dalam skala intensitas II Skala Intensitas Gempa (SIG) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) atau III “modified mercalli intensity” (MMI).

Selain itu, di Kuta (Bali), guncangan dirasakan dalam skala intensitas I-II SIG atau II-III MMI. Di daerah itu guncangan gempa bumi dirasakan oleh beberapa orang.

“Namun berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

Ditinjau dari kedalamannya, gempa bumi tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Hingga pukul 06.39 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan 4 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Agus mengimbau kepada warga di wilayah pesisir Bali dan Lombok, tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...