Euforia Kelulusan, Ratusan Siswa Lakukan Aksi Corat-Coret di Denpasar

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Ratusan siswa-siswi berkumpul dan melakukan aksi corat-coret serta konvoi sebagai bentuk euforia pascapengumuman kelulusan SMA/SMK di GOR Ngurah Rai, Bali, Kamis (3/5).

Siswa-siswi itu datang silih berganti hingga memenuhi halaman parkir GOR Ngurah Rai di Jalan Melati tersebut.

Devindra salah seorang siswi SMA Dwijendra mengaku senang bisa berkumpul untuk terakhir kalinya di masa SMA pascakelulusan.

“Ini kan hari terakhir bertemu, pakaian putih abu,” ujarnya sambil mencoret pakaian rekannya.

Lain halnya Gede Nadi salah seorang siswa lainnya mengaku mencoret pakaian itu sebagai bentuk kenangan selama masa SMA.

“Pakaian ini nanti simpan untuk kenangan,” ujarnya.

Ratusan siswa dari berbagai SMA dan SMK Di Kota Denpasar itu berkumpul bersama sambil corat-coret hingga melakukan atraksi kebut-kebutan di halaman parkir GOR Ngurah Rai.

Sementara itu, polisi juga sempat memberikan sanksi teguran dan hukuman kepada siswa-siswi yang melanggar tata tertib lalu lintas seperti tidak menggunakan helm saat berkendara dan kesalahan lainnya.

Siswa-siswi yang melanggar itu diberikan sanksi tilang dan push up sesuai perintah polisi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Tjokorda Istri Agung (TIA) Kusuma Wardhani mengatakan bahwa SMAN 1 Denpasar dan SMAN 3 Denpasar berhasil memperoleh nilai rata-rata Ujian Nasional Berbasis Komputer tahun pelajaran 2017/2018 tertinggi untuk program IPA dan IPS.

“Jumlah peserta UN SMA/MA di Bali sebanyak 30.115 siswa yakni untuk program IPA sebanyak 16.516 siswa, program IPS 9.708 siswa, program Bahasa sebanyak 3.712 siswa dan program Keagamaan 172 orang. Untuk UN SMK diikuti oleh 30.181 siswa,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Indonesia Darurat Keadilan

Ghazwul Fikri dan Media