Disperindag Jembrana Temukan Sarden Bercacing

BALI, SERUJI.CO.ID – Dinas perdagangan dan perindustrian kabupaten Jembrana menemukan ikan kaleng Makarel mengandung cacing setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium.

“Beberapa waktu lalu kami mengambil contoh beberapa ikan yang dikemas dalam kaleng untuk diperiksa ke BPOM. Hasilnya, dari delapan contoh yang diperiksa, yang berbahan ikan makarel positif mengandung cacing, sedangkan yang menggunakan ikan lain tidak ditemukan,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Jembrana Made Budhiarta, di Negara, Senin (9/4).

Meskipun ditemukan ikan dalam kaleng yang mengandung cacing, ia mengimbau, masyarakat tidak panik karena seluruh peredaran produk tersebut sudah ditarik produsen.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus memantau peredaran ikan dalam kaleng maupun makanan lainnya, agar aman dikonsumsi masyarakat.

Sedangkan Bupati Jembrana I Putu Artha minta maaf jika ada produk makanan yang tidak layak konsumsi namun masih beredar, termasuk ikan dalam kaleng berbahan makarel yang beberapa diantaranya diproduksi pabrik lokal di Kabupaten Jembrana.

“Kepada dinas terkait saya perintahkan untuk terus melakukan pengawasan di lapangan, tidak hanya masalah ikan dalam kaleng, tapi juga produk lainnya yang membahayakan masyarakat seperti misalnya sudah habis masa edarnya tapi masih dipasarkan,” katanya.

Ia menekankan, pimpinan hingga anak buah dinas terkait harus semakin rajin mengecek produk yang beredar di pasaran, jangan sampai masyarakat terlebih dahulu membeli kemudian mengkonsumsinya.

“Jangan sampai masyarakat sudah terlanjur membeli dan mengkonsumsi produk berbahaya dinas terkait tahu. Kalau sampai menimbulkan korban, berarti pengawasan gagal,” katanya.

Selain anak buahnya, ia minta masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli produk, yang jika jenis makanan memperhatikan masa berlakunya, sementara produk kosmetik memperhatikan izin dari BPOM.

Budhiarta mengatakan, secara alami, ikan jenis makarel memang rentan membawa cacing termasuk kasus makanan ikan dalam kaleng yang ditemukan oleh BPOM Pusat. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.