Disdik Mataram Razia HP Pelajar Tiap Pekan

0
43
Gawai di sekolah
Siswa menggunakan gawai/gadget di lingkungan sekolah. (foto:Istimewa)

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Dinas Pendidikan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyatakan kegiatan razia “hand phone” siswa untuk mengantisipasi disimpannya berbagai situs pornografi telah dilakukan setiap minggu.

“Meski tanpa instruksi, kalangan pendidikan aktif melakukan razia ‘hand phone’ (HP) untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan akibat tersimpannya konten pornografi pada HP pelajar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H Sudenom di Mataram, Rabu (28/3).

Ia mengatakan, jika ada siswa yang terbukti menyimpan berbagai konten pornografi di HP mereka, siswa bersangkutan akan langsung diproses termasuk pemanggilan orang tua mereka.

Loading...

Setelah itu, lanjutnya, siswa bersangkutan diminta pindah sekolah agar tidak mengganggu dan menularkan kebiasaan mereka itu ke siswa lainnya.

“Sanksi pemindahan siswa yang terbukti menyimpan aplikasi pornografi di HP, sudah ada yang dilakukan pihak sekolah,” kata Sudenom yang enggan menyebut jumlah dan dari sekolah mana aja.

Menurutnya, dari pemberian sanksi tersebut terbukti efektif menghentikan kebiasaan siswa menyimpan konten pornografi di HP, hal itu terbukti dari kegiatan razia HP yang dilakukan pada siswa bersangkutan di sekolah baru mereka.

Lebih jauh, Sudenom mengatakan, pihaknya tidak melarang pelajar membawa HP ke sekolah, dengan catatan tidak digunakan saat jam belajar.

Kebijakan memberikan toleransi siswa membawa HP ke sekolah diberlakukan seiring kebutuhan, karena HP juga memiliki manfaat positif bagi siswa.

“Bahkan saat saya mendapatkan sosialisasi tentang BOS dari kementerian, tidak pernah dilarang, justu sebaliknya siswa diajurkan menggunakan HP untuk berbagai kepentingan positif,” katanya.

Dia menilai, dengan menggunakan HP, pelajar bisa mencari berbagai bahan pelajaran yang dibutuhkan. Apalagi Kota Mataram sebagai ibu kota provinsi, masalah HP tidak bisa diabaikan sebab bisa membantu siswa dalam proses belajar.

Akan tetapi, katanya, dalam hal ini pihak sekolah harus meningkatkan pengawasannya terhadap isi aplikasi di HP pelajar agar tetap steril dari konten pornografi.

“Karenanya, peran serta dari wali kelas sangat penting untuk melakukan pemeriksaan HP siswa secara berkala dengan sistem razia,” ujarnya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU