Dinkes: Angka Kematian Anak di Mataram Naik

0
89
Kematian anak (ilustrasi)

MATARAM, SERUJI.CO.ID– Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat angka kematian anak pada 2017 mengalami kenaikan dibandingkan 2016.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Usman Hadi di Mataram, Jumat menyebutkan, tercatat 30 kasus kematian anak pada 2017 naik dibandingkan 2016 sebanyak 24 kasus.

“Kasus kematian anak tersebut rata-rata disebabkan berat badan lahir rendah, akibat kurangnya asupan gizi ibu hamil,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, karena gagal nafas, tidak menangis saat lahir dan panas tinggi. Sementara, untuk masalah penanganan medis, pihaknya menyakini tim medis pada sejumlah fasilitas kesehatan sudah melaksanakan tugaskanya secara maksimal baik untuk ibu dan anak.

Oleh karenanya, untuk menghindari adanya kasus kematian anak, ibu hamil harus menjaga kesehatan dan jangan sampai kekurangan gizi.

“Ibu hamil dengan berat badan rendah, gizi kurang dan anemia dapat mengganggu saat proses melahirkan,” katanya.

Sementara untuk mengantisipasi kematian anak, Dinkes melalui puskesmas aktif memberikan pelayanan dan pendampingan bagi ibu hamil yang terindikasi kekurangan gizi.

“Saat hamil, kami tetap memberikan makanan tambahan bagi ibu hamil selama 30 hari, dengan ketentuan Rp10 ribu per hari,” sebutnya.

Di samping itu, peran kader kesehatan dan KB juga aktif memberikan edukasi bagi masyarakat termasuk untuk remaja, karena dengan edukasi yang baik ibu hamil bisa menjaga asupan gizi agar anak dan ibu selamat.

Menyinggung tentang kasus kematian ibu melahirkan, Usman menyebutkan, terdapat enam kasus pada 2017 atau terjadi penurunan dibanding 2016 yang tercatat 11 kasus.

“Ini menjadi salah satu keberhasilan kader KB dan kesehatan, karena jika pasangan usia subur menggunakan KB aktif maka tidak ada ibu hamil, sehingga bisa menekan angka kematian ibu dan anak,” katanya menambahkan. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Telur ayam naik

Heboh Soal Telur Naik: Mendag Tuding Piala Dunia, Mentan Sebut Karena Musim Haji

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga telur yang naik tinggi belakangan ini, sampai menyentuh Rp30 ribu perkilogram jadi perbincangan di tengah masyarakat. Bukan hanya karena tingginya...
Caleg

Terkait Menteri Nyaleg, Gerindra: Sebaiknya Mundur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menyarankan menteri-menteri yang menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019 mundur dari jabatannya...

Terkait Pencalegan Kapitra lewat PDIP, Habib Rizieq: Jangan Lagi Ada di Kapal Kami

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Habib Rizieq Shihab telah mengeluarkan seruan yang tegas agar umat Islam tidak berhubungan dan mendukung partai-partai penista agama pada pemilu 2019....

Tiga Menteri PKB Nyaleg, Kata Cak Imin Tak Akan Ganggu Pemerintahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakin bahwa tiga menteri dari PKB yang mencalonkan...
Telur ayam naik

Di Banjar, Harga Daging dan Telor Ayam Melonjak Tinggi

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Harga telur ayam dan daging ayam di pasar Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pantauan di pasar Banjar Jumat...