Dinas Pertanian Sebut Minat Kopi Arabika Flores Sangat Tinggi

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT, Yohanis Tay mengatakan, minat terhadap kopi Arabika Flores Manggarai (AFM) dalam Intelectual Property Expo 2018 sangat tinggi.

“Respon pengunjung atas kopi Arabika Flores Manggarai kita sangat tinggi, dan ada yang langsung kontak bisnis dengan pelaku usaha dan pemilik kafe di Jakarta,” kata Yohanis Tay Jumat (27/4) terkait respon terhadap kopi AFM di Intelectual Property Expo 2018.

Yohanis Tay mengatakan, Pemerintah NTT berterima kasih kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM yang telah memberikan sertifikat indikasi geografis kopi Arabika Flores Manggarai (AFM), sekaligus diikutsertakan dalam Intelectual Property Expo 2018, yang saat ini berlangsung di Taman Monas Jakarta.

Dia juga menyampaikan terimakasih atas kerja keras kelompok tani AFM serta NGO yang membantu memberikan pendampingan kepada kelompok tani, sehingga produksi kopi Arabika Flores Manggarai berhasil memasuki pasar internasional.

Menurut dia, kopi Arabika Flores Manggarai (AFM) sebenarnya sama dengan kopi Arabika Flores Bajawa (AFB).

Salah satu jenis kopi dari Flores ini memiliki ciri khas masing-masing yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh siapa saja.

Kopi yang berasal dari daerah Kabupaten Manggarai, Flores ini ditanam pada area yang sama dengan ketinggian yang sama pula dengan penanaman kopi Kabupaten Bajawa.

Tidak hanya itu saja, kopi yang terkenal dengan aromanya yang kuat ini sudah tersebar di seluruh daerah Flores yang hampir semua penduduknya memang bermata pencaharian dari hasil kebun kopi mereka.

Kebun kopi untuk jenis Arabika dari Manggarai ini memiliki persebaran yang lebih besar dibandingkan dengan di Kabupaten Bajawa, katanya.

Hanya saja, dia tidak ingat persis tingkat produksi kopi Arabika Flores Manggarai saat ini. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan

Ghazwul Fikri dan Media