Diduga Menyebarkan Ajaran Sesat, Rumah Mengenal Al-Qur’an di Mataram Ditutup

0
53

Mataram, Seruji.com – Beberapa hari terakhir ini, warga kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dihebohkan dengan isu dugaan penyebaran aliran sesat yang dilakukan oleh seorang perempuan berinisial SA. Perempuan tersebut merupakan pengurus dan pengelola Rumah Mengenal Al-Qur’an (RMAQ) yang terletak di kompleks pertokoan Jalan Bung Karno, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram.

Isu dugaan aliran sesat yang meresahkan warga Kota Mataram itu, akhirnya sampai juga di telinga para pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggra Barat.

Ketua MUI NTB, KH. Saiful Islam, pada hari Senin (30/01) mengaku langsung memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Pihaknya bersama Polda NTB, mengambil langkah-langkah persuasif, sebelum kasus tersebut diselesaikan melalui jalur hukum.

“Kami bersama Polda NTB mencoba memediasi dan ingin berdialog dengan yang bersangkutan (SA-red).” Terang guru besar Fakultas Syariah, IAIN NTB tersebut.

Namun, mediasi yang dilakukan di Mapolda NTB itu menemui jalan buntu. SA tetap kukuh dengan pemahamannya. Upaya penyadaran dan penyampaian pandangan secara utuh yang coba dilakukan oleh MUI membuatnya tetap bergeming.

“Ini luar biasa. Tidak ada yang diakui semua. Paling benar dia. Dia tidak percaya hadits Nabi, walau kita jelaskan dia tidak mau tahu. Kami nyatakan yang bersangkutan sesat, kami serahkan ke Polda NTB untuk diperoses sesuai hukum yang berlaku.” beber Saiful.

Untuk kelanjuan penanganan kasus tersebut, Saiful Islam mengaku dirinya yang langsung melaporkan SA atas tuduhan menista agama. ”Saya yang melaporkan. Kalau tidak dilaporkan, tidak ada alasan penahanan. Suratnya sudah saya serahkan ke Polda NTB.” Tegasnya.

Ia juga meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa aktor dibalik RMAQ. Pasalnya, setiap orang yang datang belajar di RMAQ, diberi uang sebesar Rp 50.000.

“Bayangkan saja, dia sewa Ruko Rp. 100 juta pertahun, lalu orang datang belajar dikasih Rp 50.000. Ini kalau tidak direspon akan bikin ribut.” Bebernya.

Tidak Memiliki Izin

Di tempat terpisah, Anggota Komisi III DRPD Kota Mataram, Ismul Hidayat, ikut menanggapi isu ajaran sesat yang disebarkan pihak RMAQ. Politisi asal PKS tersebut mengaku telah berkordinasi dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti keluhan warga.

“Pagi ini, saya berkoordiasi dengan pemerintah kecamatan Mataram tentang aktivitas rumah mengenal Al-Qur’an. Aktivitas lembaga tersebut dihentikan, karena tidak memiliki izin operasional.” Demikian tulis Ismul di laman facebook pribadinya, pada Senin (30/1) kemarin.

Pantauan seruji.com di lapangan, sejak dinyatakan ditutup, aktivitas di RMAQ sudah tidak ada lagi. Plang nama yang sebelumnya terpampang di depan Ruko, sudah dicabut aparat gabungan Satpol PP dan kepolisian. (SB)

Reportase: Syamsul Bahri, kontributor Seruji Mataram

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Rita widyasari ditahan

KPK Tetapkan Rita Widyasari-Khairudin Tersangka TPPU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin sebagai tersangka Tindak Pidana...
Pengungsi Rohingya

Bangladesh-Myanmar Sepakati Soal Pemulangan Muslim Rohingya

DHAKA/COX'S BAZZAR, SERUJI.CO.ID - Bangladesh mengatakan pada Selasa (16/1) pihaknya akan merampungkan proses pengembalian banyak di antara para pengungsi Muslim Rohingya yang melarikan diri dari...

Kembali, Pemilik Akun Sosmed Dihukum 18 Bulan Penjara Karena Hina Presiden

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman kepada Farhan Balatif, selama 18 bulan penjara. Pemuda ini terbukti bersalah menghina Presiden Jokowi...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...