Damri Sediakan Bus Mudik Gratis Mataram-Surabaya

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Perum Damri menyediakan dua unit bus rapid transit atau BRT untuk mengangkut sebanyak 90 pemudik secara gratis dari Mataram, Nusa Tenggara Barat, menuju Surabaya, Jawa Timur.

General Manager Damri Mataram, Sumijan, di Mataram, Selasa (22/5), mengatakan, mudik gratis tersebut merupakan program Sinergi BUMN, yakni Perum Damri Mataram dengan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Cabang Mataram.

“Ada dua unit BRT yang kami siapkan. Bus tersebut masih tergolong baru dan dirancang untuk pariwisata sehingga aman dan nyaman untuk perjalanan jauh dari Mataram menuju Surabaya,” katanya.

Ia mengatakan pemberangkatan pemudik gratis ke daerah tujuan dilakukan pada 9 Juni 2018 atau lima hari sebelum (H-5) Idul Fitri 1439 Hijriah.

Untuk proses pendaftaran sudah dibuka sejak 15 Mei 2018 dan ditutup pada H-5 Lebaran, atau setelah kuota sebanyak 90 orang terpenuhi. Warga yang ingin mudik gratis ke Surabaya, bisa mendaftar di kantor PT Askrindo di Jalan Sriwijaya No.318 – Kota Mataram.

“Kami sudah menyosialisasikan ke masyarakat mengenai program mudik gratis yang pertama kali dilakukan tersebut dengan memasang spanduk,” ujarnya.

Menurut pria yang akrab disapa Jajak ini, pemilihan Surabaya sebagai daerah tujuan mudik gratis karena mempertimbangkan banyak warga Jawa Timur yang berada di Pulau Lombok.

Pertimbangan lainnya adalah masyarakat yang kesulitan memperoleh tiket bus beberapa hari menjelang lebaran dan relatif mahalnya harga tiket angkutan udara pada momen Idul Fitri.

Jajak menambahkan program mudik gratis tersebut juga bertujuan untuk menekan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor dengan rute perjalanan jauh dan berisiko.

“Makanya, siapa pun yang mau melakukan perjalanan mudik gratis ke Surabaya dipersilakan, sepanjang administrasi terpenuhi,” ucapnya.

Ia memperkirakan mudik gratis tersebut akan diminati banyak warga yang ingin pulang ke Surabaya dan sekitarnya. Bahkan, dikhawatirkan dua unit bus berkapasitas 90 orang tidak bisa menampung.

Oleh sebab itu, pengalaman melaksanakan mudik gratis pada Lebaran 2018 akan dijadikan referensi jika Perum Damri diberikan tugas kembali oleh negara untuk melaksanakan kegiatan serupa pada tahun depan.

“Tahun ini bisa jadi referensi pelaksanaan mudik gratis lebaran tahun depan, mungkin jumlah armadanya akan ditambah. Begitu juga dengan rutenya, mudah-mudahan tahun depan ada yang ke Sumbawa sampai Bima,” kata Jajak. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Islamophobia?

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Lima Macam Riba Yang Diharamkam