BPS : Ketimpangan Pendapatan Masyarakat Bali Makin Melebar

0
60
ketimpangan ekonomi, kaya miskin
ilustasi ketimpangan ekonomi (Foto: Istimewa)

DENPASAR – Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat ketimpangan pendapatan masyarakat Bali (gini ratio) semakin melebar dari 0,374 persen pada September 2016, naik menjadi 0,382 persen pada Maret 2017.

Menurut penuturan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Selasa (18/7), pada bulan September 2016 tercatat sebesar 40 persen penduduk terbawah menikmati hanya 17,58 persen dari total pendapatan Bali, sedangkan kelompok 20 persen teratas menikmati jauh lebih besar, yakni 40,53 persen .

“kondisi pada Maret 2017, menunjukkan “kue pembangunan” yang dinikmati oleh 20 persen penduduk teratas semakin besar yakni mencapai 45,03 persen” kata Adi.

Sementara “kue pembangunan” yang dinikmati oleh kelompok 40 persen terbawah semakin berkurang yakni hanya 16,94 persen.

Adi juga menuturkan tingkat ketimpangan pendapatan masyarakat yang semakin melebar itu juga tercermin dari menurunnya tingkat kesejahteraan petani, yakni merosotnya nilai tukar petani (NTP).

“Nilai tukar petani Bali pada bulan September 2016 sebesar 107,44 persen merosot menjadi hanya 104,77 persen pada Maret 2017,” tandasnya.

Penurunan juga terjadi hampir pada semua subsektor, yakni tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan peternakan.

Petani pada Maret 2017 memasuki waktu panen raya, yang ditunjukkan dengan meningkatnya tenaga kerja sektor pertanian sejak Februari 2017 yang mencapai 5,05 persen dibandingkan dengan keadaan Agustus 2016.

Adi menjelaskan pula mengenai perekonomian Bali pada triwulan I-2017 yang mengalami perlambatan dibandingkan keadaan triwulan III-2016. Saat itu pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,34 persen melambat dibandingkan triwulan III 2016 (September 2016) yang mencapai 6,23 persen.

“Penduduk miskin di Bali pada Maret 2017 tercatat 4,25 persen, naik 0,10 persen dibandingkan dengan September 2016 hanya 4,15 persen” ujarnya.

Angka kemiskinan di daerah perkotaan pada Maret 2017 mencapai 3,58 persen, sedikit bergeser dibandingkan keadaan September 2916 yang mencapai 3,53 persen.

Angka kemiskinan di daerah perdesaan bergeser dari 5,21 persen pada September 2016 menjadi 5,45 persen pada Maret 2017.

“Sepuluh komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan maupun perdesaan cenderung sama, di antaranya beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, telur ayam tas, cabai rawit, bawang merah, kopi bubuk, kue basah, gula pasir, dan roti” imbuh Adi. (HA)

SUMBERAntara
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

menteri agama, lukman hakim saifuddin

Menag Butuh Masukan Ormas Terkait Penghayat Kepercayaan

KARAWANG, SERUJI.CO.ID - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membutuhkan masukan dari ormas-ormas keagamaan untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan penghayat kepercayaan. "Sebaiknya terlebih dahulu mendengar...
Soekarwo

Nama Cawagub Khofifah Diumumkan Pekan Ini

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jatim sekaligus Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengaku sudah mengantongi satu nama calon wakil gubernur (cawagub) pendamping...
Syaiful Huda

PKB Sodorkan Syaiful Huda Jadi Cawagub Emil

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah menyodorkan kadernya untuk menjadi Cawagub Jawa Barat mendampingi Ridwan...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...