BMKG : NTB Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

1
52

MATARAM – Hujan lebat disertai angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 21 hingga 23 Maret 2017 mendatang. Peringatan tersebut dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) BIL, Praya, Lombok Tengah, Selasa (21/3).

Berdasarkan analisis angin gradien yang dilakukan pada tanggal 21 Maret 2017, pukul 00:00 UTC, telah terpantau terjadinya angin bertekanan rendah di Samudera Hindia, sebelah barat daya Bengkulu dengan tekanan mencapai 1007 hPa, di sebelah utara Australia 1006 hPa, dan di daratan Australia bagian utara 1006-1007 hPa.

Kondisi demikian menyebabkan terbentuknya pola konvergensi (daerah pertemuan angin) di wilayah sekitar NTB. Diperkirakan awan hujan akan tumbuh dan berpotensi menyebabkan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang di wilayah kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu dan Bima.

“Hujan lebat disertai angin kencang, berpotensi terjadi pada sore hari, hingga pukul 17:00 wita,” kata Devi Ardiansyah, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Klas II BIL, Praya.

Untuk itu, Ia menghimbau agar semua pihak mewaspadai potensi bencana yang akan ditimbulkan sebagai dampak cuaca ekstrim yang akan terjadi, terutama di wilayah-wilayah yang rawan bencana.

“Daerah-daerah yang patut diwaspadai antara lain Pemenang, Mujur, Senggigi, Sekotong, Montong, Tanjung dan Sekitarnya serta Mataram, Gerung, Batulayar, Lembar,  Narmada, Kopang, Selong dan sekitarnya,” pungkasnya.

EDITOR: Harun S

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...