Gunung Agung Meletus, AP: Operasional Bandara Ngurah Rai Normal


DENPASAR, SERUJI.CO.ID – PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengatakan operasional di bandara setempat masih normal setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan Gunung Agung menyemburkan abu tebal berketinggian 700 meter.

“Aktivitas penerbangan masih berjalan dan tidak ada gangguan untuk sementara,” kata Kepala Hubungan Masyarakat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim di Denpasar, Selasa (21/11).

Menurut Arie, hingga pukul 20.00 Wita, penerbangan di bandara itu masih sesuai jadwal dan belum ada pembatalan, penundaan atau pengalihan penerbangan.

“Pemantauan visual melalui laporan pilot masih tetap dijalankan,” imbuhnya.

Arah angin saat ini, lanjut dia, berdasarkan informasi dari BMKG juga tidak menuju bandara karena bertiup timur-tenggara.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelumnya menyebutkan Gunung Agung meletus dengan menyemburkan abu berwarna kelabu pada ketinggian sekitar 700 meter di atas puncak sekitar pukul 17.05 Wita.

Abu letusan menyembur saat status gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu berada dalam status siaga atau level III.

PVMBG telah memetakan Zona Perkiraan Bahaya yakni dalam area kawah gunung dan di seluruh area di dalam radius enam kilometer dari kawah puncak dan ditambah perluasan sektoral ke arah utara-timurlaut dan tenggara-selatan- baratdaya sejauh 7,5 kilometer.

Untuk itu PVMBG meminta warga untuk tidak beraktivitas di zona tersebut mengantisipasi perkembangan gunung api itu.

Zona Perkiraan Bahaya tersebut bersifat dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan terbaru. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close