Anak Tujuh Tahun Kecanduan Hirup Bensin

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Timur, Rabu (31/1), terpaksa mengamankan Viktor Seran (7), asal Kabupaten Belu, karena ketahuan sudah kecanduan mengisap bahan bakar minyak (BBM), Septictank, serta lem Aica Aibon.

“Saat ini anak yang masih di bawah umur ini sudah kami bawa ke rumah trauma center di Kupang, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata Kepala BNNP NTT Brigjen Pol Muhammad Nur kepada wartawan di Kupang, Rabu (31/1).

Ia menjelaskan bahwa mereka yang mengisap lem atau sejenisnya dan kemudian kecanduan akan mengakibatkan kerusakan permanen pada otak, hati dan ginjal.

Di samping itu juga mereka yang kecanduan cenderung mengalami pendarahan pada hidung atau yang kenal dengan sebutan mimisan.

“Tetapi juga dapat mengalami kehilangan ingatan, sulit belajar, melihat sesuatu tidak jelas, kehilangan kendali tubuh, keram, nyeri bahkan batuk parah,” ujarnya.

Bahkan lanjut Komandan berbintang satu tersebut mereka yang kecanduan akan terserang penyakit jatung, namun juga dapat mengakibatkan pecahnya pembuluh darah dan berujung pada kematian.

Kasus pengamanan terhadap Viktor itu dilakukan oleh BNNK Kabupaten Belu, yang kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dibawa ke Kupang.

Penangannan yang dilakukan oleh BNNP NTT adalah nantinya akan diperiksa kejiwaan dari anak tersebut di RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang.

“Sebab dari kasus-kasus yang pernah saya temui mereka yang menghirup lem dan sejenisnya bisa mengalami gangguan kejiwaan,” katanya mencontohkan.

Viktor sendiri nantinya juga akan dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk direhabilitasi agar bisa sembuh dari kecanduannya tersebut.

“Biaya menjadi tanggungan pemerintah,” katanya.

Sementara itu dari hasil pemeriksaan sementara Viktor telah mulai mengisap bau-bauan tersebut sejak umur empat tahun karena kakek dan neneknya menjual BBM.

Hal ini juga, menurut Muhammad, karena kurangnya pantauan orang tua kepada anaknya. Sampai saat ini Viktor sudah putus sekolah padahal baru berumur tujuh tahun. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close