1,6 Tahun Tidak Digaji Majikan, TKW Asal NTT Melarikan Diri dari Malaysia


KUPANG, SERUJI.CO.ID – Santi Yatni Asmada Bahan (25), seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur melarikan diri dari Malaysia, setelah 1,6 tahun tidak digaji oleh majikannya sebagai pembantu rumah tangga.

Direktur Pengembangan Inisiatif Advokasi Rakyat (PIAR) NTT Sarah Lery Mboik kepada wartawan di Kupang, Jumat (9/3), mengatakan saat melarikan diri, Santi langsung ke KBRI Malaysia di Kuala Lumpur untuk melaporkan kejadian tersebut.

Santi, perempuan asal Desa Laob, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan itu, direkrut oleh seorang sponsor bernama Yanto Nale pada 2015 untuk dipekerjakan di Malaysia sebagai pembantu rumah tangga.

Saat berangkat dari Kupang menuju Malaysia, kata Sarah, Santi malah diterbangkan menuju Medan, Sumatera Utara untuk dibuatkan paspornya agar bisa masuk ke negeri jiran Malaysia sebagai TKW dari Indonesia.

Ia mengatakan saat tiba di Malaysia, Santi dibawa ke Prestij Bistari Malaysia, sebuah agensi tenaga kerja di negeri jiran itu untuk beberapa hari lamanya.

Tak lama kemudian, ujar Sarah, Santi langsung melakukan penandatangan kontrak kerja dengan seorang majikan dengan gaji per bulan RM750 atau sekitar Rp2,5 juta.

Namun, dalam perjalanan, kata dia, sang majikan menyangkali kontrak kerja tersebut, dan tidak membayar upahnya selama sekitar 1,6 tahun itu.

“Alasan sang majikan karena Santi bukan merupakan TKW legal melainkan pekerja ilegal yang diselundupkan ke Malaysia untuk mencari pekerjaan di negeri jiran itu,” kata Sarah.

Pihak KBRI Kuala Lumpur di Malaysia akhirnya memulangkan Santi kembali ke Indonesia dan seterusnya ke kampung halamannya di Desa Laob, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada Februari lalu.

Dalam menghadapi situasi sulit seperti itu, Santi juga masih berharap kepada majikannya untuk membayar upahnya selama 1,6 tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Masa Bakti Dewan Pendidikan 2014-2019 Berakhir, Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa proses rekrutmen akan dimulai dengan pendafatran yang dilakukan secara daring (online) mulai hari ini, Selasa (18/2) hingga Jumat (28/2) mendatang.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi
close